Saturday, January 28, 2017

Membatasi Bandwith Dengan Simple Queue Di Mikrotik

Membatasi Bandwith Dengan Simple Queue Di MikrotikSimple Queue Mikrotik - Sebuah jaringan warnet maupun hanya sekedar jaringan wifi/hotspot berbayar saya yakin tidak akan lepas dari yang namanya mikrotik. Di dalam mikrotik kita bisa melakukan apa saja yang berhubugan dengan jaringan internet. Membatasi aliran bandwith sangat penting jika tidak ingin jaringan internet kita berantakan karena ulah IDM. Untuk membatasi bandwith sendiri dalam mikrotik terbagi menjadi 2 jenis atau 2 macam cara, yaitu lewat simple queue dan queue tree. Dan pada kesempatan ini saya akan membahas tentang cara membatasi bandwith menggunakan simple queue pada mikrotik. Sedangkan untuk yang Queue Tree, Insya Allah akan saya ulas pada artikel-artikel berikutnya.

Mungkin sobat laresawoo yang sudah lama mengenal mikrotik sudah tidak asing lagi dengan sistem ini. Namun bagi yang masih baru-baru belajar, saya rasa hal ini menjadi sangat penting. Mengingat kita bertindak sebagai penjual jasa, dan dimanapun berada yang namanya orang jualan tidak ada yang mau rugi. Tapi perlu diingat bahwa jika kita menjual jaringan internet, keuntungan yang kita dapatkan tidak hanya berupa uang melainkan bisa juga dalam bentuk bandwith. Meskipun jaringan internet yang kita pakai sudah benar-benar unlimited.

simak juga : Instalasi Jaringan Warnet

Dalam membatasi sebuah bandwith menggunakan simple queue, disitu terdapat banyak macam cara yang tentunya hanya kita yang tahu tingkat efisiensinya terhadap aliran bandwith yang akan kita batasi. Sesuai dengan namanya Simple Queue, berarti tampilan atau interface dari menu yang ada sangatlah sederhana. Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti tutorial dibawah ini !

Cara Membatasi Bandwith Menggunakan Simple Queue Mikrotik

1. Buka Winbox lalu Login
2. Klik menu Queue
3. Klik tanda Plus (+) warna merah yang ada dikiri atas interface Queue
Membatasi Bandwith Dengan Simple Queue Di Mikrotik

4. Pertama-tama buatlah Total Bandwith, nanti fungsinya untuk membatasi keseluruhan bandwith yang ada dalam Simple Queue. Misalnya bandwith yang dialokasikan untuk Simple Queue adalah 4Mbps. Maka jaringan yang ada dalam simple queue mempunyai total bandwith sebesar 4Mbps.
Membatasi Bandwith Dengan Simple Queue Di Mikrotik
ket :
- Nama : isi sesuai selera (total hotspot/total/total bandwith)
- Target Address : isi dengan 0.0.0.0/0
- Max Limit : jika tidak ingin membatasi biarkan saja unlimited, jika ingin dibatasi silahkan isi sesuai kebutuhan (1M/2M/3M)

Membatasi Bandwith Dengan Simple Queue Di Mikrotik
ket :
- Klik bagian Advanced
- Limit At : batas minimum bandwith (isi dengan 64/128k atau 256k jika total bandwith anda besar)

Setelah General & Advanced sudah disetting silahkan klik Apply kemudian OK.

5. Kemudian klik tanda Plus (+) lagi untuk membuat simple queue baru yang akan kita gunakan sebagai pembatas bandwith perangkat yang terhubung dengan jaringan anda.
Membatasi Bandwith Dengan Simple Queue Di Mikrotik
ket :
- Name : isi sesuai selera (kamar1/pc1/hp1)
- Target Address : isikan IP dari perangkat yang dimaksud
- Max Limit : batasi bandwith upload & download sesuai kebutuhan
- Limit At : batas minimum bandwith yang akan diterima perangkat jika total bandwith mencapai batas maksimal
- Parent : targetkan ke Simple Queue yang pertama kali anda buat pada poin 4
- Priority : untuk membuat prioritas layanan bandwith pada perangkat (semakin kecil angka, semakin besar prioritas bandwith yang akan diterima perangkat)

6. Jika perangkat yang terhubung ke jaringan internet sobat blogger lebih dari satu, ulangi langkah nomer 5 diatas sesuai kebutuhan.

jangan lewatkan : Membangun Bisnis Warnet

Jika semua sudah selesai, silahkan dicoba untuk akses internet pada perangkat yang sudah terhubung dengan Simple Queue. Jika berhasil maka pasti ada perubahan-perubahan warna yang terjadi pada icon didepan nama perangkat (hijau/kuning/merah). Warna Hijau menandakan bandwith tidak/sedikit terpakai, warna Kuning menandakan bandwith terpakai lebih dari setengah dan warna Merah menandakan bandwith sudah mencapai batas maksimal.

Bagaimana cukup sederhana bukan ? Namanya juga Simple, jadi ya gak begitu ribet. Beda lagi dengan Queue Tree, untuk melakukan setting dalam queue tree dibutuhkan juga settingan pada Firewall. Dan sobat laresawoo bisa menggabungkan antara Simple Queue dan Queue Tree untuk membatasi bandwith secara bersama-sama. Silahkan tunggu artikel berikutnya jika ingin tahu cara membatasi bandwith menggunakan Queue Tree. Selamat mencoba, semoga berhasil.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

- Pengunjung yang hebat pasti meninggalkan komentar
- Komentar IKLAN / LINK AKTIV tidak akan di Publish
- Komentar mengandung unsur SARA tidak akan di Publish
- Komentarlah dengan bijak sesuai topik artikel
- Komentar anda menjadi undangan bagi saya