Saturday, June 24, 2017

Cara Mengetahui Kekuatan Access Point Outdoor

Cara Mengetahui Kekuatan Access Point OutdoorAccess Point Outdoor - Sebelumnya..... Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H bagi sobat laresawoo yang merayakannya. Pada artikel ini saya tidak akan bercerita banyak, karena saya hanya akan berbagi cara mengetahui kekuatan access point outdoor dalam pendistribusian bandwith ala laresawoo. Jadi ada kemungkinan cara yang saya lakukan ini berbeda dengan cara orang lain. Karena saya yakin bahwa banyak sekali cara untuk melihat seberapa kuat access point outdoor dalam mengirim atau menerima aliran bandwith.

simak juga : Cara Setting Tp-Link TL-WA701ND Sebagai Repeater

Sebegitu pentingkah kita melakukan hal tersebut ? Jawabnya adalah iya dan tidak, semua tergantung kebutuhan dan pengalaman. Jika kita sudah berpengalaman dalam hal access point outdoor maka bisa dipastikan kita sudah paham kekuatan alat yang akan kita jadikan pemancar. Atau jika kita bermain wi-fi hanya sekedar iseng maka hal ini tidak perlu dilakukan. Sebelum saya memulai langkah-langkahnya, ada beberapa syarat dari saya yang harus dilakukan yaitu :
  1. Saat melakukan test kekuatan, sebaiknya kita berada di sisi client (penerima sinyal)
  2. Pada waktu melakukan test, usahakan alat penerima langsung terhubung ke pc atau laptop

Mengukur Kekuatan Access Point Menggunakan Speedtest


1. Setting radio di sisi client sampai selesai dan pastikan sudah bisa dipakai buat berselancar di dunia maya
2. Hubungkan langsung ke laptop atau komputer
3. Buka CMD
4. ketik PING -T (gateway) -->> ex. ping -t 192.168.0.0
5. Jangan dibatasi aliran bandwith ke perangkat client
6. Buka web speedtest mana saja lalu test kecepatannya
7. Pada waktu speedtest berjalan, lihat ping ke gateway tadi
8. Jika terjadi pembengkakan sampai 3 atau 4 digit berarti Access Point di pusat tidak kuat membawa bandwith loss.
9. Batasi aliran bandwith ke arah client secara bertahap lalu lakukan speedtest lagi
10. Turunkan batasan bandwith secara bertahap jika ping yang dihasilkan masih belum normal
11. Jika ping normal 1 atau 2 digit, berarti AP pusat mampu membawa bandwith loss.

jangan lewatkan : Tp-Link TL-WA7210N Sebagai AP Client Router

Nah, dengan begitu kita bisa mengetahui berapa Mbps bandwith yang bisa dipancarkan oleh AP tersebut. Dan kita bisa mengantisipasi total bandwith yang keluar dari AP tersebut jika sudah mendekati ambang maksimal berarti kita harus siap-siap menambah AP baru agar kualitas jaringan tetap stabil.

Semoga membantu, sampai jumpa pada artikel berikutnya. Salam

Friday, June 23, 2017

Cara Setting Netis WF2411E Sebagai AP

Cara Setting Netis WF2411E Sebagai APAccess Point Hotspot - Saat ini router indoor yang murah meriah sudah banyak sekali dipasaran. Salah satunya adalah Netis WF2411E. Pada kesempatan ini saya akan menulis artikel tentang bagaimana cara setting netis wf2411e sebagai ap atau pemancar hotspot yang bertindak sebagai pihak ke 2. Karena pihak ke 1 sudah tentu diambil alih oleh perangkat outdoor, entah itu besutan ubiquity atau mikrotik dan sebagainya yang bertindak sebagai penerima.

Kemarin sempat mau menulis artikel tentang router indoor buatan huawei, tapi saya batalkan. Karena saya pribadi kurang user friendly dengan interface dari huawei. Sedangkan untuk interface netis sendiri saya anggap mirip seperti interface dari produk tp-link, jadi sangat nyaman saya gunakan. Untuk tampilan awal netis seperti berikut !
Cara Setting Netis WF2411E Sebagai AP

Sudah barang tentu, untuk melakukan setting sebuah perangkat internet tidak hanya tampilan seperti gambar diatas yang kita butuhkan. Melainkan kita harus masuk ke dalam interface yang lebih spesifik lagi. Dan langsung saja ikuti langkah-langkah dibawah ini !

Setting Netis WF2411E Sebagai Pemancar Hotspot

1. Pada gambar diatas silahkan klik ADVANCED di pojok kanan atas
2. Lalu pilih bagian NETWORK
3. Pada bagian WAN silahkan isi seperti gambar dibawah ini dan samakan IP Class dengan AP pihak pertama (radio penerima) lalu SAVE
Cara Setting Netis WF2411E Sebagai AP

4. Setelah itu pilih bagian LAN, isi sesuai selera anda. Karena LAN disini bertindak sebagai IP untuk jaringan hotspot nantinya, jangan lupa aktifkan DHCP lalu SAVE
Cara Setting Netis WF2411E Sebagai AP

simak juga : Cara Setting Tp-Link WR740ND Sebagai Hotspot

5. Kemudian pilih bagian Operation Mode, dan pilih ROUTER. Karena kita akan menggunakan Netis ini sebagai pemancar wi-fi yang memakai password bukan sebagai pemancar wi-fi menggunakan voucher.
Cara Setting Netis WF2411E Sebagai AP

6. Selanjutnya klik pada WIRELESS dan atur seperti gamabr dibawah.Untuk Channel Width bisa 20 atau 20/40MHz dan Channel sesuaikan dengan kondisi ditempat sobat blogger
Cara Setting Netis WF2411E Sebagai AP

7. Kemudian pilih bagian SYSTEM TOOLS lalu klik bagian REMOTE MANAGEMENT, setting seperti pada gambar kemudian SAVE
Cara Setting Netis WF2411E Sebagai AP

8. Langkah terakhir yaitu pasang kabel LAN dari Radio Penerima ke dalam Port WAN (warna biru) pada Netis. Lalu silahkan dicoba.
Cara Setting Netis WF2411E Sebagai AP

jangan lewatkan : Cara Setting Bullet M2HP Sebagai AP-WDS

**JANGAN LUPA MAC & IP NETIS DI BINDING DENGAN MODE BYPASS PADA MIKROTIK
Jika settingan sobat laresawoo benar maka SSID yang telah dibuat pada point 6 diatas akan muncul jika kita aktifkan wi-fi pada smartphone atau laptop tinggal connect lalu isi passwordnya lalu silahkan berselancar di dunia maya sepuasnya.

Saya rasa memang benar-benar sederhana sekali cara settingnya, karena hanya dengan beberapa langkah diatas kita sudah bisa merubah netis wf2411e menjadi pemancar hotspot.
Semoga artikel ini bisa menjadi referensi buat sobat blogger yang lagi atau kebetulan bingung mencari router indoor yang murah selain produk tp-link. Jika masih ada kendala dalam masalah settingnya, silahkan tulis pertanyaan pada kolom komentar yang sudah disediakan dibawah. Sampai jumpa, selamat mencoba. Salam.

Monday, June 19, 2017

Cara Mengatasi Interferensi Channel Wireless

Cara Mengatasi Interferensi Channel WirelessInterferensi Channel Wifi - Salam sejahtera sobat laresawoo. Lama sekali saya tidak corat-coret di blog ini, maklum masih disibukkan oleh pekerjaan di dunia nyata. Langsung saja ya, pada artikel ini saya akan berbagi tips atau cara untuk mengatasi atau menghindari interferensi yang terjadi pada sinyal wireless. Sekedar mengingatkan saja, interferensi adalah gangguan yang terjadi pada sinyal wifi yang disebabkan oleh channel dari sebuah perangkat Access Point yang berdekatan. Pada daerah yang masih minim jaringan wireless, interferensi bisa dipastikan hampir tidak ada. Namun bagi penyedia jasa internet wireless, jangan senang dulu dengan keadaan seperti ini. Karena kemungkinan munculnya kompetitor-kompetitor lain masih bisa terjadi. Artinya kita harus siap-siap mengalami yang namanya interferensi.

Sebagai contoh saya sendiri, beberapa waktu yang lalu saya dibuat kalang kabut dengan kualitas jaringan internet saya. Pasalnya, hampir setiap hari ping atau latency dari pusat ke client hancur lebur. Nilai ping bisa mencapai ribuan, 4 angka deh pokoknya. Padahal sebelumnya tidak ada masalah sama sekali meskipun 2 radio AP saya menempati channel yang berdekatan yaitu channel 10 dan 13. Berbagai analisa mulai saya lakukan, mengingat di daerah saya mulai banyak bermunculan SSID kompetitor yang menempati channel suka-suka dia. Hampir setengah bulan saya baru memastikan bahwa gangguan ini disebabkan oleh interferensi, entah itu interferensi antar perangkat sendiri atau bisa juga interferensi dari perangkat kompetitor.

baca juga : bisa akses internet tetapi tidak bisa ping

Kemudian saya mulai menyusun beberapa rencana untuk lepas dari jalur interferensi tersebut. Rencana A adalah mengganti channel antara 1 - 13 (channel standart), namun hasilnya tidak memuaskan meskipun bisa saya pastikan interferensi dari perangkat sendiri sudah tidak ada. Rencana B akhirnya harus saya lakukan, yaitu menggunakan channel diatas 13 atau biasa disebut dengan Channel Setan oleh beberapa orang. Dan alhamdulillah masalah latency besar sudah tidak terjadi lagi. Dibawah ini sedikit penjelasan bergambar tentang interferensi.
Cara Mengatasi Interferensi Channel Wireless
Dari gambar diatas bisa dilihat bahwa, jarak antar ke dua access point paling tidak 5 channel agar benar-benar bebas dari interferensi. 

Cara Mengatasi Interferensi Sinyal Wifi

Kesimpulan yang saya ambil dalam mengatasi interferensi adalah :
  • Jika pada channel 1-13 sudah ditempati oleh access point, maka cari 1 channel yang paling sedikit penggunanya. 
  • Ganti perangkat yang berbeda frekuensi (2,4 atau 5,8)
  • Ganti perangkat dengan yang lebih bagus dari kompetitor
  • Menggunakan Channel Setan
simak juga : user hotspot error pada usermanager

Kebetulan Access Point saya dan semua client menggunakan perangkat besutan ubiquity. Namun tidak semua perangkat produk ubiquity mempunyai atau bisa menangkap/menyebar channel setan, istilah channel setan tidak lain adalah country di atur pada Compliance Test. Untuk produk ubiquity keluaran lama, compliance test masih bisa dinikmati dan untuk produk baru fitur ini sudah tidak ada lagi. Jadi kita harus mengakalinya agar compliance test bisa muncul pada pilihan country. Untuk pembahasan masalah compliance test, saya akan tulis pada artikel berikutnya.

Sampai disini dulu corat-coret saya tentang pengalaman pribadi yang tidak enak ini beserta solusinya. Jika ada yang masih bingung silahkan tulis pertanyaan pada kotak komentar yang sudah disediakan. Salam.

Friday, April 28, 2017

Cara Menyimpan Lem G Biar Awet

Cara Menyimpan Lem G Biar AwetLem Serba Guna - Untuk saat ini alat perekat yang lagi naik daun adalah Lem G. Karena hampir semua orang menggunakan lem ini untuk membantu pekerjaannya. Kalau jaman saya dulu yang terkenal bukan Lem G (memang belum ada :p) tapi Alteco. Tapi seiring perkembangan jaman dan teknologi, alteco mulai tergeser dan digantikan oleh Lem G. Hampir semua percetakan yang melayani pembuatan banner dan belum mampu untuk membeli mesin perekat akan menggunakan Lem G untuk merekatkan tepian banner. Namun bagi percetakan-percetakan besar saya yakin sudah tidak mau memakai Lem G sebagai alat perekat, mereka pasti memilih memakai peralatan yang menggunakan listrik. Karena resiko belepotan lem tidak akan terjadi.

simak yang ini : Syarat dan Prosedur Membuat NPWP

Sedangkan bagi kita yang hanya sesekali membutuhkan Lem G, akan sangat jengkel jika setelah pemakaian Lem G dan masih ada sisa lalu beberapa hari kemudian kita sudah mendapati Lem G tersebut kering, macet, lubang tertutup. Padahal kita punya pekerjaan yang harus diselesaikan menggunakan Lem G tersebut. Masak setiap kali mau memerlukan perekat harus beli baru, bukan masalah harganya tapi masalah penggunaannya. Sebenarnya cara menyimpan lem g agar tetap bersih atau cair sangatlah sederhana, mungkin sebagian sobat blogger sudah banyak yang tahu. Langsung saja siapkan bahan-bahan dibawah ini !

Cara Menyimpan Lem G Biar Tidak Kering

Yang dibutuhkan hanya dua macam :
1. Kulkas
2. Lem G

baca juga : Berangkat Seperti Raksasa, Pulang Seperti Arjuna


Setelah memakai Lem G dan tidak habis, maka sisa dari Lem G tersebut simpan di dalam kulkas. Dijamin Lem G akan tetap bersih tidak belepotan dan sewaktu-waktu bisa digunakan lagi tanpa harus merasa jengkel yang disebabkan oleh lem g yang kering atau lubangnya tertutup.

Semoga artikel pendek ini bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi sobat blogger, sampai jumpa pada artikel menarik berikutnya.

Thursday, April 20, 2017

Syarat Pembuatan NPWP Pribadi (Usaha)

Syarat Pembuatan NPWP Pribadi (Usaha)Cara Membuat NPWP - Tidak pernah terfikir oleh saya kalau akhirnya saya harus membuat NPWP. Meskipun bagi saya langkah-langkah untuk membuat sebuah NPWP Pribadi atau Usaha tidaklah rumit. Namun bagi sobat blogger yang rumahnya sangat jauh dari kota, saya yakin pasti akan malas jika harus pergi ke kota hanya untuk mengurus hal tersebut. Tetapi keadaan akan berbeda jika ada sebuah tuntutan dari instansi tertentu untuk membuat sebuah NPWP.

Sebagai contoh saya sendiri. Selama 6 tahun berwiraswasta kecil-kecilan, saya tidak pernah berfikir untuk membuat NPWP. Karena memang belum atau tidak paham dan disisi lain memang buat saya belum perlu. Namun di awal tahun 2017 ini saya mendapatkan job dari salah satu instansi pemerintah untuk mengerjakan sesuatu. Dengan senang hati saya menyanggupinya. Seminggu sebelum pekerjaan tersebut selesai, tiba-tiba ada kiriman surat dari Team Envato Market yang isinya semacam Tax Amnesty. Berhubung saya masih bingung dengan kedatangan surat tersebut, saya langsung menghubungi pihak Envato Market lewat e-mail.

jangan lewatkan : Semakin Susah Menjual Desain Di Envato Market

Sambil menunggu balasan dari pihak Envato, saya masih melanjutkan pekerjaan pada instansi pemerintah tersebut sampai selesai. Dan akhirnya ada balasan e-mail dari pihak envato market yang intinya "jika saya tidak mempunyai NPWP (minimal) maka setiap desain saya yang laku akan dikenakan potongan sebesar 30%". Akhirnya mau tidak mau saya harus membuat NPWP dari pada kena potongan 30%. Bisa sobat blogger bayangkan jika desain saya laku dengan harga $30, kemudian kena potongan 30% maka saya hanya menerima kurang lebih $20. 

Cara Mengurus NPWP Pribadi Atau Usaha Perorangan

1. Foto Copy KK (kartu keluarga) 1 lembar
2. Foto Copy KTP 1 lembar

Langkah-langkah pengurusan :
  • Datang ke Kantor Pajak terdekat di kota anda
  • Ambil nomor antrian
  • Minta formulir registrasi kepada petugas terkait
  • Isi sesuai contoh yang sudah ada disitu
  • Menunggu panggilan
  • Berkas masuk ke petugas terkait
  • Kembali lagi esok hari untuk mendapatkan penjelasan mengenai NPWP
  • Bayar NPWP
  • Selesai
simak juga : Minimnya Pengetahuan Komputer Pada Sekolah Dasar

Mungkin sobat laresawoo ada yang bertanya-tanya, kenapa sampai 2 hari ? Mungkin waktu itu saya datangnya agak siang atau memang prosedurnya seperti itu di tempat saya. Yang jelas pada waktu petugas memberi penjelesan, kita akan ditanya penghasilan per bulan. Karena besarnya NPWP yang harus kita bayar diambil dari sekian persen dari total penghasilan kita.

Semoga penjelasan diatas bisa memberikan manfaat bagi sobat blogger yang niat membuat NPWP. Sampai jumpa pada artikel berikutnya. Salam.

Wednesday, March 15, 2017

Tidak Bisa Ping Tapi Internet Jalan

Tidak Bisa Ping Tapi Internet JalanRequest Time Out Pada IP Client - Mungkin bagi mereka yang awam dengan dunia internet atau jaringan akan merasa kebingungan dengan istilah-istilah yang ada pada jaringan internet. Salah satunya yaitu Ping, istilah ping tidak hanya dipakai pada jaringan internet saja melainkan pada radar kapal selam juga terdapat istilah Ping tersebut. Pada dasarnya ping pada internet atau pada kapal selam adalah sama yaitu mendeteksi. Jika pada jaringan internet, istilah Ping digunakan untuk mendeteksi lancar atau tidaknya koneksi antar komputer, jaringan, wireless, client atau antar perangkat internet. Jika pada kapal selam, istilah ping digunakan untuk mendeteksi suatu benda yang berada pada radius radar kapal selam tersebut. Namun disini saya tidak akan membahas tentang kapal selam, pernah ketemu sama dia aja belum ^^

Sebenarnya artikel ini merupakan salah satu pengalaman pribadi saya sendiri beberapa waktu yang lalu. Saat itu entah otak saya yang lagi sibuk atau memang saya yang lupa. Yang jelas setelah saya utak-atik router Rb750 tiba-tiba ada beberapa perangkat client yang tidak bisa saya ping maupun saya panggil. Menurut logika saya jika suatu jaringan atau perangkat internet tidak bisa di ping alias RTO (Request Time Out) maka jaringan atau perangkat tersebut tidak akan menerima atau tidak bisa digunakan untuk mengakses internet. Tapi pada kasus ini malah sebaliknya, jadi jika saya coba ping ke salah satu client menggunakan CMD (command prompt) maka hasilnya seperti gambar berikut !
Tidak Bisa Ping Tapi Internet Jalan

jangan lupa : User Hotspot Error Pada Usermanager

Namun jika saya ping lewat router (rb750) maka hasilnya seperti gambar berikut !
Tidak Bisa Ping Tapi Internet Jalan


Dan jika saya lihat pada masing-masing IP dari client yang tidak bisa saya ping lewat CMD, hasilnya bandwith tetap jalan. Artinya mereka tetap bisa mengakses internet meskipun dari komputer saya (cek lewat cmd) terlihat mati. Sebenarnya hal ini tidak mengganggu aktivitas mereka dalam berselanjar di dunia maya, akan tetapi sangat memusingkan bagi saya. Karena yang sebelumnya sangat enak menggunakan CMD untuk mengontrol perangkat-perangkat yang ada pada client serta meremotenya, sekarang saya harus buka winbox terlebih dulu agar bisa ping ke IP client-client tersebut dan parahnya saya tidak bisa masuk ke interface perangkat-perangkat mereka.

awas : Cara Setting Bullet 2 Sebagai Penerima

Setelah browsing kesana-kemari hasilnya 0 (nol), yang ada malah artikel tentang kebalikannya. Akhirnya mau tidak mau saya harus membuka dan cek satu-satu menu pada winbox, tau sendiri berapa banyak menu yang ada didalamnya. Tapi alhamdulillah apa yang saya lakukan tersebut membuahkan hasil. Dan berikut ini solusinya !

Mengatasi Request Time Out Tapi Bisa Akses Internet

1. Buka dan login ke winbox
2. Masuk ke settingan Firewall (ip > firewall)
3. Klik pada tab ke dua yaitu NAT dan lihat settingan yang ada disitu.
4. Jika ada MASQUERADE yang pada kolom Src. Address menunjukkan IP NETWORK anda dan ter-DISABLE, maka silahkan di ENABLE.
5. Jika belum ada MASQUERADE dari IP NETWORK anda maka silahkan buat dengan isian sebagai berikut :
Chain : srcnat; Src. Address : 1.1.1.0/24 (IP Network anda); Action : Masqerade
Tidak Bisa Ping Tapi Internet Jalan

Jika sebelumnya Routing anda sudah benar, maka insya Allah ping lewat CMD ke semua IP Client anda akan kembali seperti sediakala. 
Bagaimana sobat blogger ? pusing kan ? ..... sama..... saya juga pusing ..... yang jelas ya seperti itulah solusinya. He-he-he. Dah gitu aja, kalau masih ada yang bingung silahkan tulis pertanyaan pada kolom komentar yang sudah disediakan. Sampai jumpa pada artikel muenarik selanjutnya. Salam

Monday, March 13, 2017

User Hotspot Error Pada Usermanager

User Hotspot Error Pada UsermanagerUsermanager Mikrotik - Mungkin artikel ini tidak terlalu panjang, karena memang tidak butuh penjelasan panjang lebar agar bisa dipahami. Kali ini saya akan membahas tentang user hotspot tidak bisa dipakai pada usermanager mikrotik. Agar lebih jelas apa yang saya maksud, silahkan simak topologi jaringan dibawah ini !

  1. IP mikrotik saya pada awalnya 10.10.10.10
  2. Generate user hotspot menggunakan usermanager lebih dari 30 biji dan terpakai dengan lancar semuanya
  3. Kemudian saya ganti IP mikrotik menjadi 20.20.20.20 karena memang terjadi sesuatu hal dan harus menggantinya
  4. Generate voucher hotspot lagi dengan usermanager, hasilnya tidak bisa dipakai untuk masuk ke login hotspot
  5. Saya ganti konfigurasi pada mikrotik yang mengarah ke jaringan hotspot dan usermanager
  6. Generate voucher lagi, hasilnya tetap sama tidak bisa dipakai
simak juga : Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

Jika kita logika, setelah konfigurasi mikrotik yang menuju ke jaringan hotspot kita sesuaikan dengan IP mikrotik yang baru harusnya user hotspot yang saya buat pada usermanager bisa berjalan normal seperti sebelumnya. Namun dalam kenyataannya tidak demikian, entah itu memang kekurangan dari usermanager atau ada sebab yang lain, pada awalnya saya tidak tahu.

Mengatasi User Hotspot Tidak Bisa Login

Kemudian setelah tanya kesana kemari akhirnya saya menemukan suatu konfigurasi yang saya anggap patut untuk dicoba. Dan konfigurasi tersebut adalah sebagai berikut !
User Hotspot Error Pada Usermanager

Jika setelah ada penambahan 2 IP seperti pada gambar diatas user hotspot masih tetap tidak bisa digunakan, maka langkah terakhir yang harus dilakukan adalah menambahkan 2 IP seperti pada gambar diatas namun kali ini ditambahkan pada router pada bagian Radius. Lihat gambar dibawah ini !
User Hotspot Error Pada Usermanager

hot : Tutorial Simple Queue Mikrotik

Dan jika semua cara diatas user hotspot masih tidak bisa digunakan, silahkan coba membuat user hotspot baru menggunakan usermanager atau kemungkinan terburuknya harus routing ulang pada mikrotik anda.

Semoga apa yang saya sampaikan diatas bisa bermanfaat bagi para penyedia layanan jasa internet berbasis hotspot voucher dan artikel ini benar-benar berdasarkan pengalaman pribadi saya beberapa hari yang lalu. Sampai jumpa pada artikel menarik selanjutnya. Salam.

Wednesday, February 22, 2017

Tutorial Burst Limit Pada Mikrotik

Tutorial Burst Limit Pada MikrotikBandwith management - Burst limit menurut saya adalah batas maksimum lonjakan bandwith dalam satu perangkat yang sudah dibatasi oleh simple queue maupun queue tree. Bagi saya burst limit sangatlah penting untuk mereka penyedia layanan jasa jaringan internet dan tidak mempunyai cukup bandwith. Karena dengan burst limit kita benar-benar bisa mengatur bandwith dengan lebih detail. Namun bagi sobat laresawoo yang mempunyai cadangan bandwith besar, cara ini mungkin tidaklah penting. Tapi sebagian orang yang bermain rt/rw net tidak peduli dengan settingan burst limit, yang penting bandwith sudah di limit selesai. Tetapi semua pilihan tetap berada ditangan anda, mau memakai burst limit atau tidak itu sepenuhnya adalah hak anda.

Sebenarnya saya sudah membahas mengenai membatasi bandwith pada artikel sebelumnya, baik dengan sistem simple queue atau queue tree. Tapi disana saya tidak menyinggung sama sekali tentang burst limit. Burst limit sendiri bisa dipasang pada simple queue atau queue tree meskipun tampilan interfacenya sedikit berbeda. Langsung saja silahkan simak caranya dibawah ini dan saya anggap sobat blogger sudah bisa membatasi bandwith dengan simple queue maupun queue tree.

Cara Membatasi Bandwith Menggunakan Burst Limit

1. Masuk pada winbox

2. Pilih bagian Queues

3. Klik tanda plus (+) pada bagian simple queue atau queue tree

4. Sebagai contoh saya asumsikan kita membatasi sebuah perangkat baik itu dengan simple queue maupun queue tree sebesar up to 1Mbps. Maka pengaturannya adalah sebagai berikut !
Tutorial Burst Limit Pada Mikrotik
keterangan :
  1. Limit At : jika total bandwith terpakai semua maka masing-masing perangkat akan mendapatkan bandwith stabil di 128Kbps
  2. Max Limit : bandwith stabil
  3. Burst Limit : jika total bandwith ada sisa, maka perangkat dengan settingan diatas bisa mendapatkan bandwith sebesar 1Mbps selama 10 detik
  4. Burst Threshold : untuk mencegah bandwith agar tidak terjun bebas menyentuh Max Limit atau bahkan Limit At
  5. Burst Time : batas waktu bandwith jika bisa menyentuh Burst Limit
Mungkin ada yang bertanya-tanya, kok simple queue tidak ada pengaturan Limit At ? Untuk mendapatkan jawabannya silahkan membaca artikel saya terdahulu dibawah ini, dan bandingkan antara simple queue dan queue tree.

Membatasi Bandwith Menggunakan Simple Queue
Membatasi Bandwith Menggunakan Queue Tree
Dengan memanfaatkan fasilitas burst limit, maka kita benar-benar bisa mengalokasikan bandwith ke perangkat dengan maksimal. Jika sebelumnya sobat blogger hanya memakai Limit At dan Max Limit, maka silahkan dicoba cara diatas dan rasakan perbedaannya. Namun cara tersebut diatas jangan disalahgunakan untuk mengelabui para pelanggan, kalaupun ingin membuat bandwith Up To .... jarak antara Max Limit dan Burst Limit janganlah terlalu jauh. Begitu juga dengan Burst Time jangan dibuat terlalu kecil.

Jika masih bingung dengan keterangan diatas, silahkan tulis pertanyaan pada kolom komentar yang sudah disediakan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa.

Wednesday, February 15, 2017

Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

Cara Setting Bridge Mode Pada MikrotikMikrotik Bridge Mode - Salam sejahtera sobat laresawoo. Bridge mode adalah menggabungkan 2 alat atau perangkat dengan SSID dan Port yang berbeda dengan IP yang masih satu kelas pada sebuah Router. Sebenarnya cara ini menurut saya adalah agar kita tidak terlalu banyak mikir tentang IP yang ada dalam jaringan internet kita. Namun jika sobat blogger nyaman dengan memakai banyak IP yang berbeda kelas maka cara ini tidak berlaku lagi. Selain itu, cara ini juga mempermudah kita dalam mengatur Login Page hotspot bagi anda yang menggunakannya. Karena dengan 2 alat yang berbeda dan SSID yang berbeda pula, kita bisa menggunakan satu macam Login Page Hotspot.

Misalnya alat A dengan IP 10.10.10.2 dan IP Pool 10.10.10.4-10.10.10.50 berada di port 4 kemudian alat B dengan IP 10.10.10.3 dan IP Pool 10.10.10.51-10.10.10.100 berada di port 5. (lihat gambar)
Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

Agar pengaturan login page hotspot tidak ribet maka kita bisa menggunakan fasilitas bridge mode pada mikrotik agar kedua perangkat tersebut bisa berjalan memakai 1 login page saja. Untuk pengaturannya silahkan simak langkahnya dibawah ini !

Tutorial Jaringan Bridge Mode Pada Mikrotik


1. Tentukan Gateway terlebih dahulu dengan cara masuk ke menu IP > Adresses > klik tanda (+) merah
Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

2. Setelah itu atur IP pada masing-masing AP lalu colokkan ke Port yang akan digunakan (contoh diatas memakai port 4 & 5)

baca juga : Membatasi Bandwith Dengan Simple Queue Mikrotik

3. Kemudian kembali ke winbox dan pilih menu Interface, maka dalam tampilan interface akan terdeteksi Port 4 untuk AP 1 dan Port 5 untuk AP 2. (gunakan comment untuk memberikan tanda pada port)
Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

4. Selanjutnya pilih menu Bridge dan tambakan interface bridge dengan menekan tanda (+) merah, beri nama terserah anda (sebagai contoh saya kasih nama MULTIPOINT)
Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

5. Setelah di OK, klik pada tab Port dan buka Port 4 / Ether 4 dan 5 lalu pada bagian Bridge pilih MULTIPOINT
Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

6. Sampai disini sebenarnya Bridge Mode sudah bisa jalan, tapi jika sobat laresawoo mengikuti contoh yang saya berikan diatas maka kita harus masuk ke menu IP > Pool untuk membuat IP Range untuk AP 1 dan AP 2
Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

7. Lalu klik tanda (+) merah 2 kali untuk membuat IP Range AP 1 & 2
Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

8. Untuk menggunakannya silahkan buat 2 buah Server pada Hotspot (IP > Hotspot), lalu klik tanda (+) merah.
Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

Cara Setting Bridge Mode Pada Mikrotik

9. Untuk mencobanya silahkan akses ke dua AP tersebut dan bedakan IP yang didapat.

mungkin anda tertarik : Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree Mikrotik

Mungkin langkah-langkah diatas terlalu panjang untuk diikuti, tapi setelah setingan diatas selesai maka kita tidak perlu lagi mikir banyak-banyak IP. Karena dua buah AP yang kita punya sebagai pemancar hotspot IP nya sudah satu kelas.

Jika ada salah dalam memberikan keterangan atau gambar, saya mohon maaf dan silahkan dikoreksi. Atau jika sobat blogger masih merasa kebingungan, silahkan ajukan tulisa pertanyaan pada kolom komentar yang sudah disediakan dibawah, insyaallah saya akan menjawabnya sebatas kemampuan yang saya miliki. Sampai jumpa pada artikel maenarik selanjutnya.

Thursday, February 9, 2017

Budhale Koyo Buto, Mulihe Koyo Arjuno

Budhale Koyo Buto, Mulihe Koyo ArjunoPengen Banget Beol- Mungkin untuk sekarang banyak yang tidak tahu atau bahkan tidak pernah mendengar kalimat tersebut, Budhale Koyo Buto Mulihe Koyo Arjuno. Ya benar, kalimat ini merupakan salah satu peribahasa bahasa jawa yang notabene untuk saat ini bahasa jawa sudah tidak terlalu diperhatikan lagi pada pelajaran-pelajaran sekolah. Mungkin tidak hanya bahasa jawa saja, bahasa daerah lainnya sepertinya punya nasib yang sama. Padahal bahasa daerah merupakan alat komunikasi utama dalam lingkungan yang belum tentu masyarakatnya bisa menguasai bahasa indonesia. Apalagi bahasa jawa yang memiliki banyak sekali kosakata dan penerapannyapun berbeda-beda dalam berkomunikasi.

baca juga : Syarat Mengurus Ijasah Hilang

Kembali ke topik bahasan, judul diatas jika diucapkan menggunakan bahasa indonesia menjadi Berangkatnya Seperti Raksasa Pulangnya Seperti Arjuna. Raksasa, sosok dalam pewayangan atau cerita-cerita fiksi yang menggambarkan sesuatu yang menyeramkan, tinggi besar, rambut panjang acak-acakan, gigi besar dan atau bertaring dan mempunyai sifat galak serta kasar. Sedangkan Arjuna, merupakan salah satu tokoh legendaris dalam pewayangan atau wayang orang yang mempunyai sifat lemah lembut akan tetapi sangat tegas.

Namun jika peribahasa tersebut diucapkan menggunakan bahasa indonesia maka akan terdengar aneh, karena memang dasarnya adalah peribahasa bahasa jawa. Dan saya yakin semua orang di dunia pernah mengalami Budhale Koyo Buto, Mulihe Koyo Arjuno. Ya sudah, tidak usah bertele-tele lagi. Arti sebenarnya dari peribahasa tersebut yaitu Orang Kebelet BAB. Tapi ada syaratnya, situasi dan kondisi harus benar-benar kebelet. Mungkin buat yang belum benear-benar kebelet tidak masuk dalam kategori ini.

Mungkin sobat laresawo bertanya dalam hati, "hubungannya apa?" dan "mengapa disebut Budhale Koyo Buto, Mulihe Koyo Arjuno?". Untuk menjawabnya silahkan kembali ke paragraf ke dua tentang Raksasa dan Arjuna. Lalu silahkan cari orang yang sudah kebelet BAB atau mungkin anda sendiri juga bisa. Dan apa yang terjadi ? Pasti mereka akan buru-buru lari menuju ke toilet, bahkan mungkin kalau ada orang atau sesuatu di depannya akan ditabrak begitu saja layaknya seorang Raksasa yang sedang mengamuk. Kemudian setelah selesai melakukan ritualnya di dalam toilet, coba apa yang mereka atau sobat blogger lakukan ? Yang pasti dengan bangga akan melangkah keluar dengan tenang, santai, lembut layaknya seorang Arjuna.

simak yang ini : Cara Cepat Membuat Efek Infrared

Nah, mungkin dari penjelasan diatas ada diantara sobat laresawoo yang setuju dan tidak. Tapi semua kembali kepada masing-masing dalam menyikapinya. Yang pasti, peribahasa Budhale Koyo Buto, Mulihe Koyo Arjuno bukan sebuah kalimat fiksi. Karena memang benar-benar ada di dalam peribahasa bahasa jawa. 

Silahkan bagi yang setuju atau tidak memberikan komentar disertai alasan yang jelas jika perlu. Ha-ha-ha-ha. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan tambahan pengetahuan tentang salah satu budaya indonesia yang saat ini mulai di kesampingkan kontribusinya. Sampai jumpa pada artikel menarik selanjutnya.